Like

Cari Blog Ini

Renungan Bersama

"Sekiranya kamu ingin melihat masa depan sesuatu bangsa, Maka lihatlah generasi mudanya... "

- Imam Al-Ghazali -

Sabtu, 22 Oktober 2011

MENUNTUT ILMU


Hadits Tentang Menuntut Ilmu

Niscaya Allah akan meninggikan beberapa derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Qur’an Al mujadalah 11) 
Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah). (HR. Ibnu Majah) 
 Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju Syurga (Shahih Al jami) 
Barang siapa berjalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke syorga. (HR. Muslim). 
 “Barangsiapa melalui suatu jalan untuk mencari suatu pengetahuan (agama), Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.”(Bukhari) 
Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Alloh sampai dia kembali (Shahih Tirmidzi) 
 Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani) 
Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Qur’an dan yang mengajarkannya (HR bukhari ) 
Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud ) 
Siapa yang Alloh kehendaki menjadi baik maka Alloh akan memberikannya pemahaman terhadap Agama (Sahih Ibnu Majah) 
Duduk bersama para ulama adalah ibadah. (HR. Ad-Dailami) 
 Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta, ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain. (Shahih Muslim No.1352) 
Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi saw bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang laki-laki yang diberi harta oleh Allah lalu harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang laki-laki diberi hikmah oleh Allah di mana ia memutuskan perkara dan mengajar dengannya.(Bukhari) 
 Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil. (HR. Abu Dawud dan Aththusi) 
Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan aka dilipat gandakan sepuluh, saya tidak mengatakan ,”Alif,lam,mim” satu huruf , tetapi alif satu huruf , lam satu huruf , dan mim satu huruf,(HR Bukhori) 
Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka … neraka. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah) 
Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: Perumpamaan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku di mana dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus. (Shahih Muslim No.4232) 
Abu Musa mengatakan bahwa Nabi saw bersabda, “Perumpamaan apa yang diutuskan Allah kepadaku yakni petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan lebat yang mengenai tanah. Dari tanah itu ada yang gembur yang dapat menerima air (dan dalam riwayat yang mu’allaq disebutkan bahwa di antaranya ada bagian yang dapat menerima air), lalu tumbuhlah rerumputan yang banyak. Daripadanya ada yang keras dapat menahan air dan dengannya Allah memberi kemanfaatan kepada manusia lalu mereka minum, menyiram, dan bertani. Air hujan itu mengenai kelompok lain yaitu tanah licin, tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan rumput. Demikian itu perumpamaan orang yang pandai tentang agama Allah dan apa yang diutuskan kepadaku bermanfaat baginya. Ia pandai dan mengajar. Juga perumpamaan orang yang tidak menghiraukan hal itu, dan ia tidak mau menerima petunjuk Allah yang saya diutus dengannya.” (Bukhari) 
Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud) 
Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat. (HR. Al-Baihaqi) 
Apabila kamu melihat seorang ulama bergaul erat dengan penguasa maka ketahuilah bahwa dia adalah pencuri. (HR. Ad-Dailami)
Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih) 
Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im) 
Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Ath-Thabrani) 
“Tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina” * Telah berkata al-Baihaqy di kitabnya al-Madkhal (hal. 242) dan di kitabnya Syu’abul Iman (4/291 dan ini lafadznya), “Hadits ini matannya masyhur sedangkan isnadnya dla’if. Dan telah diriwayatkan dari beberapa jalan (sanad) yang semuanya dla’if.” 
Wallahu a’lam.

Jumaat, 21 Oktober 2011

PPROPOSAL IPPK



IKATAN PERANTAU & PELAJAR KATIAGAN
{IPPK}

DEFINISI
Ikatan Perantau & Pelajar Katiagan (IPPK) adalah satu Organisasi yang menyatukan antara Perantau dan Pelajar anak Jati Katiagan dimana pun berada.

TUJUAN
Organisasi ini ditubuhkan adalah untuk:
1.   Mengetahui jumlah Pelajar (Mahasiswa/i & Pelajar sekolah) bermula dari Tamatan SMP (sederajat) hingga ke Universitas
2.   Mengetahui jumlah Perantau Katiagan dan dimana mereka bekerja.

PUNCA DAN MASALAH
Organisasi ini ditubuhkan kerana ramainya masyarakat Katiagan berhijrah ke negeri lain apabila sudah meningkat dewasa dan bagi yang bersekolah, melanjutkan pelajaran ke luar daerah. Oleh itu data dan maklumat mungkin ada pada organisasi mereka seperti HPMK (Himpunan Pelajar & Mahasiswa Katiagan). IPPK tidak menambah atau mengurangkan organisasi-organisasi yang sedia-ada. Organisasi-organisasi yang sedia ada agak terbatas atas-dasar negeri atau statusnya, contohnya IPKJ, GEMA-KJ, ISKAB dan lain-lain.
Jadi IPPK merangkumi keseluruhannya dan tidak memandang dimana dan status (pelajar/perantau) yang penting anggota dan ahlinya adalah anak jati katiagan. Diharapkan semua masyarakat katiagan yang merantau atau yang bersekolah dimanapun anda berada mendaftar dengan organisasi ini.

AHLI
Anggota dan Ahli adalah anak jati Katiagan yang merantau atau Kuliah/sekolah. Sekiranya ada masyarakat yang mahu ikut organisasi ini adalah sangat digalakkan dan kami sebagai pihak pengurusan sangat mengalu-alukan.
Sekiranya ada ahli yang sudah berkeluarga atau bersuami/isteri dan berasal dari Katiagan juga, maka ahli disarankan mendaftar seorang saja kalau mahu suam-isteri mendaftar juga dialu-alukan. Tetapi dana bantuan dari IPPK hanya untuk satu orang ahli.

JUMLAH YURAN AHLI
Ahli yang mendaftar dikenakan uang pendaftaran dan iuran tahuan. Saya cadangkan setiap ahli membayar yuran ahli sebesar Rp 10,000 (Sepuluh ribu rupiah) setiap tahun. Dana sebesar ini diharapkan “Bukanlah Paksaan” ianya adalah “Dari Ahli, Oleh Ahli dan Untuk Ahli”. Pendaftaran adalah Rp 10,000 (Sepuluh ribu rupiah)

SIJIL AHLI IPPK
Pihak IPPK menyediakan “sijil” (certificate) untuk setiap ahli. Setiap sertificate mengandungi ahli keluarga yang ditanggung oleh Kepala Keluarga (KK). Bersama ini saya sediakan Lampiran untuk contoh sertifcate.
Bagi yang belum bekeluarga atau bujang atau masih sekolah juga dikeluarkan sijil keahlian dan status akan bertukar sekiranya ahli tersebut bekeluarga. Isteri dan suami yang satu negeri boleh membatalkan keahliannya.

SUMBER DANA
IPPK akan mengenakan iuran ahli dan pendaftaran ahli. Iuran ahli dikenakan setiap tahun dan iuran pendaftaran hanya sekali iaitu waktu mendaftar saja, sedangkan iuran ahli “WAJIB” diperbaharui setiap tahun untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari organisasi ini.
Selain itu IPPK juga bergerak aktif dalam Pencarian Dana untuk keperluan-keperluan Masyarakat Katiagan khasnya alhi keluarga para ahli IPPK. Seperti Pencarian Dan untuk pembanguna Masjid dan keperluan perubatan atau acara peribadi anggota keluarga ahli IPPK. Subangan akan dikumpulkan oleh pihak IPPK sendiri dan memberikan kepada pihak-pihak yang memerlukannya.

PEMEGANG DANA
Diharapkan dana ini dipegang oleh “Ketua IPPK” (Bendahari) atau sesiapa saja yang BISA dipercaya. Dana (uang yuran) ahli ini diharapkan tidak bercampur dengan wang-wang peribadi atau uang-uang yang bukan berhubung-kait dengan IPPK. Dana ini hendaknya jangan diguna-pakai untuk tujuan-tujuan yang bukan urusan IPPK dan Masyarakat Katiagan.

PENGGGUNAAN DANA AHLI
Apabila DANA sudah ada dan terkumpul, dana dari Ahli akan digunakan untuk ahli saja, apabila melebihi Had atau sudah terlalu banyak, Insya_Allah! Akan disalurkan ke Masyarakat Katiagan seperti untuk Pembangunan Masjid atau Anak2 Yatim dan Fakir Miskin. Tetapi yang lebih utama dana iuran keahlian adalah untuk:
1.   Sekiranya ada anggota atau ahli keluarga Ahli IPPK meninggal-dunia, Pihak IPPK akan mengeluarkan dana bantuan. Saya cadangkan: dana yang diberi adalah sebesar Rp. 500,000 (Lima ratus ribu rupiah).
2.   Sekiranya ada anggota atau ahli keluarga Ahli IPPK yang sakit dan masuk ke Rumah Sakit, pihak IPPK akan memberi dana bantuan. Saya cadangkan dana yang diberi adalah sebesar Rp. 200,000 (Dua ratus ribu rupiah).
3.   Sekiranya ada anggota atau ahli keluarga Ahli IPPK yang pergi Umrah atau Haji. Pihak IPPK juga mengeluarkan dana untuk ahli. Saya cadangkan: dana yang diberi adalah sebesar Rp. 200,000 (Dua ratus ribu rupiah).
4.   Sekiranya ada anggota atau ahli keluarga Ahli IPPK yang Pesta Perkawinan (baralek). Pihak IPPK juga mengeluarkan dana untuk ahli. Saya cadangkan: dana yang diberi adalah sebesar Rp. 200,000 (Dua ratus ribu rupiah).
5.   Iuran ahli juga akan digunakan untuk activity-aktivity ahli dan masyarakat.
6.   Sekiranya ada masalah: seperti ahli tidak dapat pulang-kampung dan memerlukan dana bantuan untuk ongkos pulang-kampung karena panggilan atau hal-hal keluarga (emergency) maka pihak IPPK akan membantu untuk menanggulangi keperluan ahli tersebut.
7.   Dana Iuran juga akan digunakan untuk menambah Dana Bantuan Semasa, contohnya: Aktivity IPPK akan membuka cabang untuk mengutip Dana Bantuan Untuk Pembangunan Masjid. Jadi Ahli IPPK diharap menyumbang dan dana subangan akan di cukupkan atau ditambah dengan dana iuran ahli sekiranya ada. Begitu juga dengan kutipan-kutipan atau Derma-derma untuk Masyarakat atau anak yatim di Katiagan

Sabtu, 1 Oktober 2011

Penduduk bantah imam masjid



SEBAHAGIAN penduduk mengadakan demonstrasi aman membantah Imam Wan Mohd. Nasir Wan Abd. Wahab di pekarangan Masjid Lama Batu 6, Kampung Kerdas, Gombak, semalam.

KUALA LUMPUR 30 Sept. - Tidak tahan dengan sikap seorang imam di Masjid Lama Batu 6 di Kampung Kerdas, Gombak dekat sini, yang sering menjadikan masjid sebagai tempat berpolitik dan memburuk-burukkan kerajaan, lebih 100 penduduk kampung itu mengadakan demonstrasi bagi mengusir imam terbabit hari ini.
Demonstrasi aman sambil membawa sepanduk itu diadakan di pekarangan masjid berkenaan, selepas solat Jumaat, kira-kira pukul 2 petang.
Ketua Kampung Kerdas, Zakaria Mohd. Yusuf mendakwa, imam berkenaan, Wan Mohd. Nasir Wan Abd. Wahab telah bersikap biadab apabila menghina dan mencemuh jemaah termasuk warga emas.
Jelasnya, selain itu, Wan Mohd. Nasir turut memperlekehkan martabat Jabatan Agama Islam Selangor (JAIS) dengan mengatakan teks khutbah Jumaat yang dibekalkan ketinggalan zaman.
"Dia lebih selesa membaca khutbah yang diolah sendiri dengan menyelitkan isu sensitif dan fahaman politik.
"Dia juga menghasut dan memburukkan kerajaan Barisan Nasional (BN) serta mencabar Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak berdebat," katanya ketika ditemui di pekarangan masjid itu di sini hari ini.
Menurutnya, semua tindakan imam itu dilakukan ketika dia menyampaikan tazkirah dan khutbah Jumaat.
Selain itu, Zakaria memberitahu, Wan Mohd. Nasir turut memburukkan imam satu masjid berkenaan, Habib Hashim dengan menuduhnya terbabit menyeleweng wang masjid tanpa bukti.
"Dia menggunakan pembesar suara untuk menyerang Habib sehingga kedengaran di persekitaran Masjid Lama Batu 6, Gombak," katanya.
Jelas beliau, perbuatan Wan Mohd. Nasir itu mengundang kemarahan dan rasa tidak puas hati penduduk kampung dan sekitar yang menggunakan masjid itu untuk beribadat.
Zakaria berkata, selaku wakil penduduk kampung dan sekitar, pihaknya berharap Jabatan Agama Islam Daerah dan JAIS supaya mengambil tindakan sewajarnya terhadap Wan Mohd. Nasir.
Jelas beliau, kehadiran Wan Mohd. Nasir selaku imam kedua masjid berkenaan hanya akan mengeruhkan lagi keadaan dan hubungan antara jemaah dengan rumah suci itu.
IKLAN@UTUSAN









Sumber: http://www.utusan.com.my/utusan/info.asp?y=2011&dt=1001&pub=Utusan_Malaysia&sec=Politik&pg=po_11.htm

MASALAH KAMPUNG KITA - Siapa yang patut dipersalahkan

TV Al-Quran

TvQuran

Catatan Popular